Headlines News :
Home » » Terpikat Oleh Kesucian Islam

Terpikat Oleh Kesucian Islam

Written By Admin on Senin, 01 Oktober 2012 | 02.36




Azzam Abdillah

Ritual wudhu ternyata bisa membuat seseorang masuk Islam. Hal itulah yang terjadi pada Azzam Abdillah. Anak berusia 19 tahun ini diam-diam terpikat tentang bagaimana Islam mengajarkan makna kesucian dengan wudhu. 

Sejak remaja Azzam Abdillah sudah gelisah dengan dirinya. Ketika masih duduk di bangku SMP ia sudah mulai membanding-bandingkan agama yang dianutnya pada waktu itu (Protestan) dengan Islam.  Keingintahuannya ini bukan sekadar selingan belaka.

Lulus dari bangku SMP, Azzam pergi menemui pamannya yang notabene-nya seorang muallaf. Dengan niat mencari tahu apa itu Islam, ia kemudian berpamitan kepada orangtuanya untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SMA di rumah pamannya.



Ketika bertemu sang paman, pemuda asal Sumatera Utara ini meminta pamannya menjelaskan seputar Islam. “ Saya ingin tahu apa alasannya berpindah agama dan menjadi Muslim,” kata lelaki kelahiran 05 April 1993 ini.

 “Jika Tuhan saling meminta kepada Tuhan lainnya, lalu siapakah yang akan mengabulkan permohonan manusia?!” Itulah hal pertama yang dikatakan sang paman kepada Azzam. Dan Azzam pun mengerti maksud sang paman. Jika ada tiga Tuhan dalam ajaran Kristen (Roh Kudus, TuhanBapa, dan Tuhan Anak), lalu siapakah yang akan mengabulkan doa dirinya? 

Sang paman pun kemudian menyitir bunyi surat Al-Ikhlas yang mengatakan bahwa Tuhan itu satu dan Tuhan tidak beranak maupun diperanakan. “Semuanya tertulis jelas di dalam al-Qur’an. Semuanya masuk akal dan sangat logis,” ujar pemilik nama asli Fedius Nduru ini.

Lebih jauh, pikiran Azzam melayang membandingkan cara beribadah kedua agama tersebut.
Ia menilai betapa indahnya gerakan shalat dalam Islam, mulai takbir hingga salam. Sangat berbeda dengan cara beribadah agama Kristen yang cukup seminggu sekali, dan itupun hanya dengan menepakkan kedua tangan sembari memohon kepada Tuhan.

Selain itu, ia juga melihat umat Islam sangat concern terhadap kebersihan dan kesucian. Setiap kali akan melakukan shalat diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Akibatnya, jika  seorang mulsim menginjak atau menyentuh sesuatu yang najis, shalatnya dianggap tak sah. “Sebaliknya, dalam agama Kristen, untuk menghadap Tuhan cukup memakai sepatu dan entah apa saja yang terinjak sebelum masuk gereja,tanpa memikirkan najis sedikitpun,” papar Azzam.

Beberapa hari setelah percakapan dengan pamannya, Azzam pun membulatkan tekadnya untuk memeluk agama Islam. Tanggal 25 September 2011 bisa dibilang merupakan hari yang paling bahagia sekaligus bersejarah bagi Azzam. Ia bersyahadat menjadi seorang Muslim dengan dipandu oleh ustadz Hartono—seorang ustadz dari Yogya yang diutus berdakwah di Nias.

Ustadz Hartono pun membimbing Azzam tentang tata cara shalat, mengaji dan mengajarinya bagaimana menjadi seorang Muslim sejati. Namun begitu, pamannya tetap memberikan saran agar Azzam pergi ke daerah lain untuk menuntut ilmu yang lebih dalam lagi.

Azzam menuruti nasihat pamannya ini. Ia pun meninggalkan Nias dan mendalami ilmu agama di Pesantren Muallaf An-Naba’ Center milik Syamsul Arifin Nababan. “Saya ridho meninggalkan sekolah demi mendalami ilmu agama,” aku anak keempat dari tujuh bersaudara ini

Walaupun baru setahun menjadi Muslim, kini Azzam sudah mampu menghafal satu juz al-Qur’an. Harapannya, suatu hari ia ingin kembali ke kota kelahirannya dengan membawa segudang ilmu serta menghapal Al-Qur’an untuk berdakwah. Terutama dalam bidang dakhwa di dalam keluarga itu sendiri. “ Saya ingin berkumpul dengan keluarga dalam satu keyakinan,” ungkapnya.Ryan Febrianti
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

'Quote'

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah"
- Pramoedya Ananta Toer-

" Pensil yang tumpul lebih baik dari ingatan yang tajam"
- Kaelany HD -

" Wa Laa Tamutunna Illa wa antum Kaatibuun "
- Prof.Ali Yaqub -




 
Support : Ekonomi Islam | Yans Doank | Murabahah Center
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ryan's Blog - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Yans Doank